Kota Batu adalah suatu kota yang terletak di Propinsi Jawa Timur.
Jarak dari Surabaya ke Batu sekitar 95 km yang dapat ditempuh lebih kurang dua jam dengan mobil pribadi. Udara di Kota Batu sangat sejuk karena letaknya berada di pegunungan dan sekitarnya masih banyak pepohoan hijau ditambah kebun~kebun apel yang dibudidayakan secara baik disekitar kota ini, sehingga buah apel menjadi buah khas Kota Batu dan menjadi oleh~oleh bagi yang pulang berkunjung dari kota ini.
Tampilkan postingan dengan label Nama dan lokasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nama dan lokasi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 Juli 2015
Berita Wisata : Kota Batu, Jawa Timur
Minggu, 28 Juni 2015
Berita Wisata : Kota Surabaya
Kebersihan & Pepohonan
Kalau kita jalan-jalan di sepanjang jalan-jalan utama Kota Surabaya kita akan melihat begitu banyak pohon-pohon yang asri menghijau dikiri-kanan jalan, sehingga secara umum dapat kita nikmati keasrian ponon disana.
Kdmacetan,
Lala lintas di Surabaya cukup padat dan macet pada hari-hari kerja
Jumat, 15 Mei 2015
Video & Lyrics Lagu Karo - Tangisen Deleng Sinabun
TANGISEN DELENG SINABUN
Uga nge ndia turang ningku ngerana
Makana aku ialoindu
Enggo kap keri mesayang kata kubelas
Asa gundari kam nembeh bangku
Adi kuinget k'rina si enggo lewat
Sehkal ulina arih-arihta
Gundari getem mesayang pusuh kubaba
Ngidah ngukuri kai siterjadi
Kutatap ku datas Deleng Sinabun
Nungkun pusuhku ndigan nge makana jore
Ije kuinget arihta si lenga sahun
Kai nge ndia erbansa lalap la tembe
Erjimpuh aku ertoto, ku Dibata tetap kupindo
Perbahan Ia ngenca ngasup sipejoresa
Pusuhku erpengarapen, bas sada masa dat kemalemen
Dibata saja ngenca ngasup simerekensa
Uga nge ndia turang ningku ngerana
Makana aku ialoindu
Enggo kap keri mesayang kata kubelas
Asa gundari kam nembeh bangku
Adi kuinget k'rina si enggo lewat
Sehkal ulina arih-arihta
Gundari getem mesayang pusuh kubaba
Ngidah ngukuri kai siterjadi
Kutatap ku datas Deleng Sinabun
Nungkun pusuhku ndigan nge makana jore
Ije kuinget arihta si lenga sahun
Kai nge ndia erbansa lalap la tembe
Erjimpuh aku ertoto, ku Dibata tetap kupindo
Perbahan Ia ngenca ngasup sipejoresa
Pusuhku erpengarapen, bas sada masa dat kemalemen
Dibata saja ngenca ngasup simerekensa
Tangerang, Mei 2015
Franta Ginting
Minggu, 12 April 2015
Berita Taneh Karo : Nama Area / Wilayah di Biaknampe
Pengantar
Di setiap Desa ( bahasa Karo = Kuta ) pasti diberi nama untuk suatu area / wilayah disekelilingnya baik nama area perladangan, persawahan, hutan, pemandian, pertambakan, rawa, perbukitan, tempat yang dikramatkan dan lain-lain untuk memudahkan pembicaraan untuk merujuk suatu area / lokasi / wilayah sehingga pembicaraan jadi sinkron.
Demikian juga di desa Biaknampe yang terletak di Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo juga terdapat beberapa nama area / wilayah yang hingga saat ini penulis masih ingat dan mudah-mudahan tidak ada yang salah yakni sbb :
1. Perladangan ( diawali kata Juma ... )
Tanjong, Lau Serundi, Lepar, Tongkeh, Bungancole, Sendaboh, Sukat Sinembah, Tumiang, Batu, Lau Belin, Kenjulu, Rakit dll.
2. Persawahan ( dimulai kata Sabah ... )
Tanjong, Tongkeh, Rakit, Lau Serundi, Kenjulu dll.
3. Hutan ( dimulai kata Kerangen ... )
Sendaboh, Rakit, Sigembur, Sukat Sinembah, Lau Belin dll.
4. Rawa ( dimulai kata Paya ...)
Di setiap Desa ( bahasa Karo = Kuta ) pasti diberi nama untuk suatu area / wilayah disekelilingnya baik nama area perladangan, persawahan, hutan, pemandian, pertambakan, rawa, perbukitan, tempat yang dikramatkan dan lain-lain untuk memudahkan pembicaraan untuk merujuk suatu area / lokasi / wilayah sehingga pembicaraan jadi sinkron.
Demikian juga di desa Biaknampe yang terletak di Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo juga terdapat beberapa nama area / wilayah yang hingga saat ini penulis masih ingat dan mudah-mudahan tidak ada yang salah yakni sbb :
1. Perladangan ( diawali kata Juma ... )
Tanjong, Lau Serundi, Lepar, Tongkeh, Bungancole, Sendaboh, Sukat Sinembah, Tumiang, Batu, Lau Belin, Kenjulu, Rakit dll.
2. Persawahan ( dimulai kata Sabah ... )
Tanjong, Tongkeh, Rakit, Lau Serundi, Kenjulu dll.
3. Hutan ( dimulai kata Kerangen ... )
Sendaboh, Rakit, Sigembur, Sukat Sinembah, Lau Belin dll.
4. Rawa ( dimulai kata Paya ...)
Berteng, Lau Serundi, Linor, Pala Bungus, Tambak Jawi dll.
5. Tempat dikramatkan ( dimulai kata Nini ... )
Nini Lau Serundi, Tambak Jawi, Paya Kembiri, Paya Liner dll.
6. Pemandian ( dimulai kata Tapin ... )
Lau Buluh Duri, Lau Serundi, Lau Kenjulu, Lau Tanjong, Lau Cek Dam dll.
Demikian sekedar informasi pembuka yang dapat saya tahu dan ingat, namun mungkin masih ada yang ketinggalan atau bahkan ada yang salah penamaan mohon ditambah atau dikoreksi terutama bagi para pembaca yang tahu persis khususnya pembaca yang berasal dari desa Biaknampe, desa saya juga yang sudah saya tinggalkan selama 38 tahun.
Salam mejuah-juah,
Franta Ginting 13/04/15
5. Tempat dikramatkan ( dimulai kata Nini ... )
Nini Lau Serundi, Tambak Jawi, Paya Kembiri, Paya Liner dll.
6. Pemandian ( dimulai kata Tapin ... )
Lau Buluh Duri, Lau Serundi, Lau Kenjulu, Lau Tanjong, Lau Cek Dam dll.
Demikian sekedar informasi pembuka yang dapat saya tahu dan ingat, namun mungkin masih ada yang ketinggalan atau bahkan ada yang salah penamaan mohon ditambah atau dikoreksi terutama bagi para pembaca yang tahu persis khususnya pembaca yang berasal dari desa Biaknampe, desa saya juga yang sudah saya tinggalkan selama 38 tahun.
Salam mejuah-juah,
Franta Ginting 13/04/15
Video Lagu Karo Keyboard - Erdemu Ibas Nipi
Lokasi : Tongging, Taneh Karo & Ungaran, Jateng
Senin, 16 Maret 2015
Berita Wisata : Kawasan Wisata Bandungan
Bandungan adalah suatu tempat / desa di Kabupaten Semarang yang berlokasi sekitar Kota Ungaran di pinggang Gunung Ungaran, Jawa Tengah.
Desa Bandungan berada di ketinggian dipinggang Gunung Ungaran sehingga udaranya cukup sejuk untuk dinikmati para pecinta alam dan turis, lokal ataupun manca negara.
Dari ketinggian Bandungan kita bebas memandang kearah Gunung Merbabu yang berhadapan dengan Gunung Ungaran.
Diantara kedua gunung tersebut terdapat sebuah danau yang disebut Danau Rawa Pening, sehingga panorama sangat indah bila kita memandang ke arah Kota Salatiga, karena terhampar Danau Rawa Pening di lembah antara kedua gunung tersebut diatas.
Disana terdapat banyak tempat penginapan dan vila yang bertebaran dipinggir jalan dengan tarif yang bervariasi.
Juga disepanjang jalan banyak dijual buah-buahan terutama lengkeng, durian, nangka, alpukat dan tentunya sayur-sayuran.
Jalan menuju puncak sangat berliku dan medannya bervariasi naik turun dan belokan yang cukup tajam dan agak sempit atau pas untuk dua kenderaan roda empat sehingga cukup menegangkan dan pengemudi harus konsentrasi penuh
Demikian sekilas info mengenai Kawasan Wisata Alam Desa Bandungan dipinggang Gunung Ungaran, Kab. Semarang, Jawa Tengah.
Salam,
Franta Ginting
Desa Bandungan berada di ketinggian dipinggang Gunung Ungaran sehingga udaranya cukup sejuk untuk dinikmati para pecinta alam dan turis, lokal ataupun manca negara.
Dari ketinggian Bandungan kita bebas memandang kearah Gunung Merbabu yang berhadapan dengan Gunung Ungaran.
Diantara kedua gunung tersebut terdapat sebuah danau yang disebut Danau Rawa Pening, sehingga panorama sangat indah bila kita memandang ke arah Kota Salatiga, karena terhampar Danau Rawa Pening di lembah antara kedua gunung tersebut diatas.
Disana terdapat banyak tempat penginapan dan vila yang bertebaran dipinggir jalan dengan tarif yang bervariasi.
Juga disepanjang jalan banyak dijual buah-buahan terutama lengkeng, durian, nangka, alpukat dan tentunya sayur-sayuran.
Jalan menuju puncak sangat berliku dan medannya bervariasi naik turun dan belokan yang cukup tajam dan agak sempit atau pas untuk dua kenderaan roda empat sehingga cukup menegangkan dan pengemudi harus konsentrasi penuh
Demikian sekilas info mengenai Kawasan Wisata Alam Desa Bandungan dipinggang Gunung Ungaran, Kab. Semarang, Jawa Tengah.
Salam,
Franta Ginting
Jumat, 27 Januari 2012
Budaya Karo : Merga Simantek Kuta
Adi ngerana kita kerna merga simantek kuta tentu maka setiap kuta pasti lit ise lebe simantekisa entah siperlebe ngiani kuta e.
Bagep ka pe ibas belang-belang taneh ulayat Kalak Karo adi sisungkuni gundari piga-piga penduduk sitading ibas kuta e pasti ietehsa ise perlebe simanteki kuta e arah cerita turun temurun, tapi lenga terdokumentasi seh asa gundari.
Adi sinen ibas merga-merga Karo ras cabang-cabangna si enggo terdokumentasiken ibas piga-piga buku bagepe ibas media sidebanna lenga kerina kuta Kalak Karo tersinget dingen itulisken ije sebagai dokumentasi sejarah kuta e silit i belang-belang Taneh Karo Simalem masing-masing kuta merga siapai pemena ndube simantekisa.
Tentu sienda perlu siinventarisir maka kerina kuta ibas Wilayah Karo si memang kin ndube Kalak Karo simantekisa arus idokumentasiken entahpe icatatken dingen perlu pe ipublikasiken ku media sosial gelah enggo menjadi catatan sejarah ibas tiap-tiap kuta Kalak Karo, sebab adi la kin simulai sicatatken gundari nari tentu bas sada paksa pagi kita kehilangen jejak terlebih kubas generasi berikutna. Baci jadi pagi sada kuta Kalak Karo tapi lanai kalak Karo simantekisa ibas cataten silit pepagi erkiteken lalit dokumentasina si lebih awal piah enggo terjadi pembohongan sejarah simanteki kuta e.
Emaka mari si inventarisir kerina kuta Kalak Karo ibelang-belang Taneh Karo Simalem, baik i Kabupaten Karo, Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Dairi, Aceh Tenggara rsd.
Bagendam lebe sebagai pengantar gelah baci sipikirken ras sidiskusiken ras-ras terutama ija kutanta masing-masing enggo sieteh merga siapai simantekisa janah asa bancina langsung sicatat terus sipublikasiken ku media sosial, janah adi baci ibas saat pagi irangkum menjadi sada buku khusus kerna Sejarah Kuta Kalak Karo.
Contoh :
Kuta Biak Nampe i Kecamaten Munte, Kab. Karo eme pantekken Sembiring Meliala, e enggo tercatat ibas kuta-kuta pantekken Sembiring Meliala.
Bagep ka pe ibas belang-belang taneh ulayat Kalak Karo adi sisungkuni gundari piga-piga penduduk sitading ibas kuta e pasti ietehsa ise perlebe simanteki kuta e arah cerita turun temurun, tapi lenga terdokumentasi seh asa gundari.
Adi sinen ibas merga-merga Karo ras cabang-cabangna si enggo terdokumentasiken ibas piga-piga buku bagepe ibas media sidebanna lenga kerina kuta Kalak Karo tersinget dingen itulisken ije sebagai dokumentasi sejarah kuta e silit i belang-belang Taneh Karo Simalem masing-masing kuta merga siapai pemena ndube simantekisa.
Tentu sienda perlu siinventarisir maka kerina kuta ibas Wilayah Karo si memang kin ndube Kalak Karo simantekisa arus idokumentasiken entahpe icatatken dingen perlu pe ipublikasiken ku media sosial gelah enggo menjadi catatan sejarah ibas tiap-tiap kuta Kalak Karo, sebab adi la kin simulai sicatatken gundari nari tentu bas sada paksa pagi kita kehilangen jejak terlebih kubas generasi berikutna. Baci jadi pagi sada kuta Kalak Karo tapi lanai kalak Karo simantekisa ibas cataten silit pepagi erkiteken lalit dokumentasina si lebih awal piah enggo terjadi pembohongan sejarah simanteki kuta e.
Emaka mari si inventarisir kerina kuta Kalak Karo ibelang-belang Taneh Karo Simalem, baik i Kabupaten Karo, Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Dairi, Aceh Tenggara rsd.
Bagendam lebe sebagai pengantar gelah baci sipikirken ras sidiskusiken ras-ras terutama ija kutanta masing-masing enggo sieteh merga siapai simantekisa janah asa bancina langsung sicatat terus sipublikasiken ku media sosial, janah adi baci ibas saat pagi irangkum menjadi sada buku khusus kerna Sejarah Kuta Kalak Karo.
Contoh :
Kuta Biak Nampe i Kecamaten Munte, Kab. Karo eme pantekken Sembiring Meliala, e enggo tercatat ibas kuta-kuta pantekken Sembiring Meliala.
Kuta Mbaru, Kecamaten Munte seh asa gundari lenga terpublikasi/terdokumentasiken merga siapai ndube simantekisa.
Jumat, 20 Januari 2012
LAU SERUNDI : Blog Ratu Lau Serundi
Salam mejuah-juah,
Selamat datang di blog RATU LAU SERUNDI,
Lau Serundi adalah nama suatu tempat atau nama lokasi dan juga areal pertanian berupa ladang dan juga persawahan rawa yang terletak di Desa Biak Nampe Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Pada masa lalu di Lau Serundi ini terdapat satu tempat / area khusus yang dianggap sakral yang dikramatkan oleh penduduk setempat ( dalam bahasa Karo disebut : Nini Lau Serundi ) yang secara rutin setiap tahun diadakan ritual pembersihan area dan sekitarnya dan dihadiri oleh seluruh warga Desa Biak Nampe sambil bergotong royong dimulai dari membersihkan halaman rumah masing-masing, halaman kampung, jalan desa dan berakhir membersihan kawasan Lau Serundi yang dikramatkan tersebut.
Namun seiring dengan perkembangan jaman dan berkembangnya agama maka kawasan kegiatan tahunan tersebut secara perlahan terhenti dengan sendirinya, karena terkadang atau sebahagian dari tradisi masyarakat adat dan budaya lokal dianggap bertentangan dengan ajaran atau doktrin suatu agama.
Juga selain itu pada masa lampau di Lau Serundi juga terdapat suatu tempat pemandian yang yang dianggap cukup baik sebagai tempat pemandian umum sehingga bagi sebahagian warga sering mandi disana walaupun jaraknya agak jauh dari dari desa dibandingkan ke tempat pemandian umum lainnya, jadi Lau Serundi menjadi salah satu altetnatif atau pilihan.
Demikianlah sekelumit tentang Lau Serundi yang ada di Desa Biak Nampe, Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo yang selalu terkenang di benak penulis bila disebutkan nama Lau Serundi.
Salam mejuah-juah,
Franta Ginting
Selamat datang di blog RATU LAU SERUNDI,
Lau Serundi adalah nama suatu tempat atau nama lokasi dan juga areal pertanian berupa ladang dan juga persawahan rawa yang terletak di Desa Biak Nampe Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Pada masa lalu di Lau Serundi ini terdapat satu tempat / area khusus yang dianggap sakral yang dikramatkan oleh penduduk setempat ( dalam bahasa Karo disebut : Nini Lau Serundi ) yang secara rutin setiap tahun diadakan ritual pembersihan area dan sekitarnya dan dihadiri oleh seluruh warga Desa Biak Nampe sambil bergotong royong dimulai dari membersihkan halaman rumah masing-masing, halaman kampung, jalan desa dan berakhir membersihan kawasan Lau Serundi yang dikramatkan tersebut.
Namun seiring dengan perkembangan jaman dan berkembangnya agama maka kawasan kegiatan tahunan tersebut secara perlahan terhenti dengan sendirinya, karena terkadang atau sebahagian dari tradisi masyarakat adat dan budaya lokal dianggap bertentangan dengan ajaran atau doktrin suatu agama.
Juga selain itu pada masa lampau di Lau Serundi juga terdapat suatu tempat pemandian yang yang dianggap cukup baik sebagai tempat pemandian umum sehingga bagi sebahagian warga sering mandi disana walaupun jaraknya agak jauh dari dari desa dibandingkan ke tempat pemandian umum lainnya, jadi Lau Serundi menjadi salah satu altetnatif atau pilihan.
Demikianlah sekelumit tentang Lau Serundi yang ada di Desa Biak Nampe, Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo yang selalu terkenang di benak penulis bila disebutkan nama Lau Serundi.
Salam mejuah-juah,
Franta Ginting
Langganan:
Postingan (Atom)



